Scouting Education as A Strategy to Strengthen Nationalist Values in Indonesian High School Student

DOI:

https://doi.org/10.58421/misro.v4i2.489

Authors

  • Jamaludin Malik Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta
  • Nasiwan Nasiwan Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta

Keywords:

Character Building, Civic Education, High School Students, Nationalism, Scouting Education

Abstract

This study explores how scouting education strategically strengthens nationalist values among Indonesian high school students. Employing a qualitative research design, the study was conducted at SMAN 1 Subang, Kuningan Regency, involving data collection through interviews, observations, documentation, and literature studies. The results indicate that scouting education programs at SMAN 1, Subang, are well integrated with the 2013 Curriculum, particularly in reinforcing spiritual attitudes, social attitudes, and practical skills aligned with Pancasila values. These programs are adaptively designed to respond to the dynamic needs of society, encouraging students to develop respect for religious diversity, teamwork, discipline, and social responsibility. Moreover, scouting activities such as national flag ceremonies, singing patriotic songs, and community service effectively cultivate students’ sense of nationalism. The study also highlights the role of civic education as a complementary reinforcement in building nationalist character through classroom instruction and extracurricular practices. Integrating civic values in scouting education provides a comprehensive foundation for fostering civic intelligence, participation, and responsibility. Therefore, scouting education is an extracurricular requirement and vital for character-building and nurturing future citizens committed to national unity and cultural diversity. Schools are encouraged to optimize and promote scouting education as a transformative platform for strengthening national identity among students.

Downloads

Download data is not yet available.

References

S. Kartadinata, “Pendidikan untuk kedamaian dan pendidikan kedamaian,” Universitas Pendidikan Indonesia, 2014.

Permendikbud, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2014 Tentang Pendidikan Kepramukaan Sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib Pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah. Indonesia, 2014.

M. B. Miles, A. M. Huberman, and J. Saldana, Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3rd ed. Washington DC: SAGE Publications, Inc, 2014.

L. J. Moleong, Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja. Rosdakarya, 2000.

Afdal and H. Widodo, “Analisis Pelaksanaan Kegiatan Pramuka di SD Negeri 004 Samarinda Utara Tahun 2019,” Jurnal Pendas Mahakam, vol. 4, no. 2, pp. 68–81, 2019.

KBBI, “Patriotisme.” Accessed: June 15, 2025. [Online]. Available: https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/patriotisme

J. M. Asmani, Buku Panduan Internalisasi Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Diva Press, 2013.

Depdiknas, Depdiknas, 2001. Jakarta: Pusat Kurikulum Badan Penelitian dan Pengembangan Depdiknas, 2001.

Hasbullah, Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Raya Grafindo Persada, 2009.

S. Danim, Profesionalisasi dan Etika Profesi Guru. Bandung: Alfabeta, 2010.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka Dirgantara. Jakarta: Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, 2011.

N. Kristiono, “Penanaman Karakter Anti Korupsi Melalui Mata Kuliah Pendidikan Anti Korupsi Bagi Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang,” HIBUALAMO, vol. 2, no. 2, pp. 51–56, 2018.

A. Abas, Pedoman Lengkap Gerakan Pramuka. Surabaya: Beringin Jaya, 1994.

A. Azwar, Mengenal Gerakan Pramuka. Jakarta: Erlangga, 2012.

G. Ritzer and J. D. Goodman, Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Renada Media, 2014.

Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka. Jakarta: Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, 2009.

Saedi, Pendidikan Karakter Melalui Pramuka. Surabaya: Majalah MPA, 2012.

A. B. S. Sunardi, Boyman Ragam Latihan Pramuka. Bandung: Nuansa Muda, 2010.

I. Kurniasih and B. Sani, PENDIDIKAN KARAKTER : Internalisasi dan Metode Pembelajaran di Sekolah. Jakarta: Kata Pena, 2017.

Daryanto and D. Suryatri, Pendidikan Karakter di Sekolah. Yogyakarta: Gava Media, 2013.

N. Naim, Character Buliding Optimalisasi Peran Pendidikan dalam Pengembangan Ilmu & Pembentukan Karakter bangsa. Yogyakarta: Ar Ruzz Media, 2012.

Sapriya, “Perspektif Pemikiran Pakar Tentang Pendidikan Kewarganegaraan dalam Pembangunan Karakter Bangsa,” Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, 2007.

A. Sofwan, “Konsepsi dan Gagasan Bung Karno tentang Gerakan Pramuka Halaman 1 - Kompasiana.com.” Accessed: June 16, 2025. [Online]. Available: https://www.kompasiana.com/anandashofwan5401/5f3bc3e177cadb07815bfd23/konsepsi-dan-gagasan-bung-karno-tentang-gerakan-pramuka

M. K. Thoha, Kapita selekta pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996.

Pemerintah RI, “Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,” Jakarta, 2003.

Ruminiati, Pengembangan Pendidikan Kewarganegaraan SD. Jakarta: Dirjen Dikti Depdiknas, 2007.

BSNP, PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS). Jakarta: BSNP, 2018. Accessed: August 15, 2019. [Online]. Available: http://repositori.kemdikbud.go.id/8861/1/%280047%29 POS UN 2018-2019 - versi 29 November 2018.....pdf

Downloads

Published

2025-06-18

How to Cite

[1]
J. Malik and N. Nasiwan, “Scouting Education as A Strategy to Strengthen Nationalist Values in Indonesian High School Student”, J.Math.Instr.Soc.Res.Opin., vol. 4, no. 2, pp. 481–494, Jun. 2025.

Issue

Section

Articles