Fulfillment of the Right to Worship as a Dimension of Civic Rights for Prisoners: A Case Study of Catholic Detainees at Rutan Kelas IIB Magetan
DOI:
https://doi.org/10.58421/gehu.v5i5.2041Keywords:
Catholic Detainees, Civic Rights, Prisoners, Religious guidance, Right to WorshipAbstract
This study examines the fulfillment of the right to worship among Catholic detainees at Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Magetan as a dimension of civic rights. Before February 2026, only three Catholic detainees received religious guidance alongside Protestant detainees, a practice that did not accommodate the distinct liturgical needs of the Catholic tradition, particularly the Eucharist. Using a qualitative descriptive case-study approach informed by participatory internship observation, documentation, and institutional records, this study traces the process through which a dedicated Catholic personality-development (pembinaan kepribadian) program was initiated through collaboration between an intern from the Kemenaker Maganghub program, the Regina Pacis Catholic Church of Magetan, a Catholic religious counselor from the Ministry of Religious Affairs, and the Rutan administration. The program, formally launched on 9 February 2026, offers weekly Monday sessions that include the Eucharist, the Rosary, the Liturgy of the Word, faith-sharing, and psychological accompaniment. Findings show that the program improved access, equality, and continuity of religious service for Catholic detainees, generated positive psychological and behavioral effects, and exemplified inter-institutional collaboration. The study argues that such religious accommodation should be understood not merely as spiritual guidance but as a concrete expression of civic rights within a custodial institution.
Downloads
References
M. F. Alghifari and M. Subroto, “Pelaksanaan program pembinaan narapidana dalam rangka pengembangan sumber daya manusia pada lembaga pemasyarakatan Kelas IIA Banceuy,” JIIP – Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, vol. 6, no. 4, pp. 2259–2263, 2023, doi: 10.54371/jiip.v6i4.1866.
B. Anggara, “Pemenuhan hak-hak pendidikan keagamaan Islam anak binaan di Lembaga Pemasyarakatan Pakjo Palembang,” Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, vol. 3, no. 1, pp. 162–186, 2017, doi: 10.19109/tadrib.v3i1.1389.
A. Anriyadi, “Pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap perilaku warga binaan pemasyarakatan di Lapas Kelas I Makassar,” Hasanuddin Journal of Sociology, vol. 2, no. 1, pp. 73–87, 2020, doi: 10.31947/hjs.v2i1.10571.
“Civic religion sebagai strategi kultural berbasis Pancasila dalam memperkuat kerukunan antar umat beragama di Desa Sukakarya,” De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, vol. 5, no. 9, pp. 376–384, 2025, doi: 10.56393/decive.v5i9.4572.
D. Haryadi and N. Satrio, Pengantar Penologi dan Pemasyarakatan. Bangka Belitung, Indonesia: UPT Perpustakaan Universitas Bangka Belitung, 2024.
“Peran Lapas dalam mendorong self-improvement pembinaan narapidana geng di Lapas Kelas IIA Bogor,” J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, vol. 4, no. 1, 2026.
“Penyuluhan kepemimpinan sebagai upaya pembentukan karakter narapidana dan tahanan di Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya,” Journal Central Publisher, vol. 2, no. 1, 2025.
“Tantangan pemenuhan hak beribadah warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan,” Jurnal MAHUPAS, n.d.
“Efektivitas pelaksanaan pembinaan narapidana dan peran Balai Pemasyarakatan dalam mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan,” Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, vol. 3, no. 2, 2026.
“Implementasi program pembinaan kepribadian dan kemandirian narapidana lanjut usia di lembaga pemasyarakatan,” Jurnal Supremasi, vol. 12, no. 2, pp. 111–120, 2024, doi: 10.35457/supremasi.v12i2.1952.
Kementerian Wilayah Gereja Indonesia, Iman Katolik: Buku Informasi dan Referensi. Yogyakarta, Indonesia: PT Kanisius, 2021.
R. M. Labrecque, J. Viglione, and M. Caudy, "The impact of community supervision officer training programs on officer and client outcomes: A systematic review and meta-analysis," Justice Quarterly, vol. 40, no. 4, pp. 587–611, 2023, doi: 10.1080/07418825.2022.2120062.
“Implementasi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan terkait pembinaan kepribadian terhadap residivis narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Singaraja,” Media Hukum Indonesia, vol. 2, no. 2, pp. 208–210, 2024.
D. Prasetyo, “Penyuluhan hukum tentang hak warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Yogyakarta,” ABDIMASKU: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 5, no. 1, 2024.
J. Rakhmat, Psikologi Agama. Bandung, Indonesia: Mizan Media, 2021.
A. Ravena, A. Ridha, and I. Rosmilawati, “Pola pembinaan kepribadian dan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Tangerang,” Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia SEAN, vol. 2, no. 1, pp. 35–45, 2024.
P. Tinggi, Pendidikan Agama Katolik. [Penerbit tidak diketahui], 2016.
Universitas Negeri Yogyakarta, "Strategies for realizing equitable education rights for people with disabilities at Nurul Maksum Inclusive Islamic Boarding School Semarang," Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, vol. 22, no. 2, pp. 278–293, 2025, doi: 10.21831/jc.v22i2.85564.
R. Utama, “Perlindungan negara terhadap kebebasan beragama di Indonesia menurut Undang-Undang Dasar 1945,” CIVITAS (Jurnal Pembelajaran dan Ilmu Civic), vol. 2, no. 1, pp. 1–10, 2020, doi: 10.36987/civitas.v2i1.1072.
P. N. Utami, "Keadilan bagi narapidana di Lembaga Pemasyarakatan," Jurnal Penelitian Hukum De Jure, vol. 17, no. 3, pp. 381–394, 2017, doi: 10.30641/dejure.2017.v17.381-394.
B. Waluyo, Sistem Pemasyarakatan di Indonesia. [Penerbit tidak diketahui], 2023.
K. A. Wardana, “Kebebasan beragama sebagai hak asasi manusia di Indonesia: Pertentangan universalisme dan relativisme budaya,” Jurnal Hukum Progresif, vol. 10, no. 1, pp. 63–75, 2022, doi: 10.14710/jhp.10.1.63-75.
T. M. Watson, "Community-based mental health and substance use services for people leaving prison: Equity and inclusion strengths and limitations in specialized service inventory development," Community Mental Health Journal, vol. 59, no. 3, pp. 421–427, 2023.
Republik Indonesia, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Jakarta, Indonesia: Sekretariat Negara Republik Indonesia, 2022.
Republik Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Jakarta, Indonesia: Sekretariat Negara Republik Indonesia, 1945.
Downloads
Additional Files
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of General Education and Humanities

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















